Istilah “Landing Page”, muncul banyak sekali di artikel-artikel marketing (pemasaran). Apa itu landing page, bagaimana cara membuat landing page, cara mengoptimalkan dan menggunakannya dengan efektif.
Apa itu landing page?
Landing page adalah suatu halaman dari sebuah website dimana traffic yang datang atau pengunjung diarahkan untuk melakukan aksi tertentu yang diinginkan pemilik website. Landing page biasanya hanya fokus pada suatu produk atau layanan tertentu dimana pengunjung diharapkan segera membeli atau melakukan sesuatu yang pada akhirnya menghasilkan penjualan.
Landing page itu seperti permainan golf dimana bola golf (pengunjung) diarahkan oleh pemain golf menuju sebuah lubang (tindakan yang diinginkan). Berikut ini beberapa contoh cara penggunaan landing page dengan berbagai macam sumber traffic:
Traffic berasal dari program pay per click (PPC), misalnya Google Adsense, menuju landing page.Traffic datang karena pengunjung mengklik banner kemudian diarahkan menuju landing page yang dirancang khusus untuk target pengunjung tersebut.Traffic dikirim dari sebuah link atau tautan yang ada di email menuju landing page yang dirancang agar pengunjung segera melakukan pembelian. Traffic berasal dari artikel blog menuju landing page yang menjual produk afiliasi.Sebuah landing page harus bisa meyakinkan pengunjung agar mau terus membaca hingga akhirnya melakukan sesuatu yang diinginkan pemilik website, misalnya mendaftar pada suatu mailing list maupun membeli produk atau layanan yang ditawarkan.
Namun, apa yang bisa membuat pengunjung terus membaca isi landing page? Apakah itu struktur, kata-kata, atau tampilannya? Semua hal tersebut memegang peranan agar pengunjung mau melakukan tindakan yang kita inginkan. Mau tahu rahasia cara membuat landing page yang baik, baca terus penjelasan di bawah.
Cara membuat landing page
Sebelum membahas lebih detil cara membuat landing page, saya ingin memberi beberapa tips penting berikut:
Anda harus menentukan tujuan landing page Anda sebelum Anda membuatnya. Putuskan apa yang Anda ingin pengunjung lakukan.Arahkan pengunjung ke landing page yang tampil dengan cepat dan sempurna. Jangan sampai pengunjung Anda menunggu lama, percayalah mereka akan segera menutup landing page Anda. Waktu adalah uang. Buatlah penekanan pada manfaat atau keuntungan yang Anda tawarkan.Jangan menjanjikan apa yang tidak bisa Anda penuhi.Gunakan lebih banyak tulisan atau kata-kata dibandingkan gambar atau animasi untuk menjelaskan produk atau layanan yang Anda jual.Cobalah berpikir dari sudut pandang pengunjung. Jawab pertanyaan mereka sesuai dengan solusi yang mereka harapkan. Buatlah landing page yang mudah dibaca dan ditelusuri. Buatlah dengan jelas cara melakukan pembelian.Pengunjung mungkin tidak langsung melakukan pembelian misalnya karena harga produk atau layanan Anda yang mahal, namun buatlah agar mereka mau datang kembali karena kualitas produk atau layanan yang Anda tawarkan memang bagus. Jangan malas membuat beberapa versi landing page. Anda harus menguji landing page mana yang paling efektif menghasilkan penjualan.
Sekarang kita akan bahas lebih detil cara membuat landing page yang baik.
1. Membuat Tujuan Landing Page
Tujuan landing page adalah mengarahkan pengunjung untuk melakukan tindakan yang diinginkan pemilik website. Tindakan tersebut apakah melakukan pembelian, berlangganan newsletter, mengunduh file, memberikan nama dan alamat email, merupakan suatu tujuan bisnis. Sebagai contoh jika tujuan bisnis Anda adalah untuk membuat mailing list, maka tujuan landing page Anda adalah mendapatkan nama dan email pengunjung dan tindakan yang diinginkan pengunjung mendaftarkan nama dan emailnya untuk berlangganan newsletter atau mendapatkan white paper atau mendapatkan ebook gratis. Jika tujuan bisnis Anda adalah menjual produk, maka tujuan landing lage adalah melakukan sebanyak mungkin penjualan dan tindakan yang diinginkan adalah pengunjung menekan tombol “Beli Sekarang” atau “Buy Now”. Jika tujuan bisnis Anda adalah viral marketing, maka tujuan landing page Anda adalah menyebarkan informasi mengenai perusahaan, website, produk ataupun layanan Anda dan tindakan yang diinginkan adalah pengunjung mengirim link atau tautan ke temannya.
2. Membuat Template Landing Page
Anda bisa membuat sendiri template landing page Anda dari nol atau menggunakan template landing page yang ada dapatkan di Internet. Apabila Anda menguasai pemograman web, tentunya Anda bisa membuat sendiri template landing page. Namun bila Anda tidak menguasai pemrograman web, Anda bisa menggunakan template-template yang ada di Internet misalnya adkreator.com, free landing page templates, 12 master landing page templates, csslandingpages.com, dan free landing page.
3. Membuat Sales Letter - Struktur Landing Page
Setelah Anda menentukan template landing page, Anda tinggal mengisi landing page Anda dengan sales letter. Sama seperti membuat surat biasa, sales letter juga memiliki format atau struktur. Berikut penjelasannya.
Ketika pengunjung melihat landing page Anda, mereka pasti mencari jawaban atas masalah yang sedang mereka hadapi. Mereka akan sekilas (dengan cepat) menelusuri landing page Anda untuk mencari jawaban tersebut. Oleh karena itu, struktur landing page Anda sangatlah menentukan apakah pengunjung terdorong untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan atau mereka malah meninggalkan landing page Anda sebelum selesai membaca isinya hingga selesai. Ketika Anda membuat landing page, pastikan komponen-komponen penting berikut Anda masukkan pada landing page Anda.
a. Headline
Headline merupakan komponen yang pertama dan sangat menentukan apakah pengunjung akan terus membaca atau malah menutup landing page Anda. Jika headline Anda tidak segera menarik perhatian pengunjung, Anda sudah kehilangan pengunjung dan mereka tidak akan membaca sisa dari isi landing page Anda betapapun bagus isinya. Pastikan headline Anda menggunakan pernyataan atau pertanyaan yang “membangunkan” pengunjung Anda. Headline yang baik akan menarik perhatian pengunjung dan menimbulkan rasa ingin tahu sehingga pengunjung akan melanjutkan membaca alinea pertama Anda.
- Tulislah manfaat atau keuntungan pada headline Anda. Headline memiliki peranan yang besar bagi kesuksesan landing page Anda. Headline sering kali merupakan hal pertama yang dilihat pengunjung. Fokuslah pada manfaat atau keuntungan yang diberikan produk Anda dan keinginan pengunjung Anda, bukan pada fitur produk atau layanan. Gunakan kata-kata yang menggoda, membuat rasa penasaran seperti “gratis, pertama kali, mudah, …...” Gunakan ukuran tulisan yang besar dan warna tulisan yang berbeda.
- Ketika Anda membuat headline, cobalah tulis sebanyak mungkin headline hingga Anda menemukan satu yang terbaik. Ingat, Anda harus membuat Headline yang bisa membuat orang mau terus membaca.
b. Alinea Pembuka
- Beri pengunjung alasan untuk membaca sales letter dengan mendapatkan perhatian mereka melalui kalimat pertama - bisa berupa slogan, tawaran yang menggoda ataupun frase menarik lainnya - yang ditulis sebagai pertanyaan, kutipan atau fakta yang relevan.
- Mulailah membangun minat pengunjung dan yakinkan mereka untuk membaca seluruh isi website Anda. Jelakan kepada mereka mengapa mereka membutuhkan produk dan layanan Anda. Masuklah ke sudut pandang pengunjung dan cari apa yang bisa membuat mereka tertarik. Anda harus menemukan alasan yang membuat banyak orang menginginkan produk dan layanan Anda.
- Tunjukkan kepada pengunjung bagaimana produk dan layanan Anda akan memberi manfaat bagi pengunjung, membuat hidup mereka lebih baik, lebih mudah, lebih aman; bagaimana produk dan layanan Anda akan menghemat waktu mereka, membuat mereka lebih produktif; lihat apa tujuan utama mereka yang berkaitan dengan produk dan layanan Anda. Tunjukkan mengapa mereka harus menggunakan produk dan layanan Anda. Informasi yang Anda tulis menjadi sangat penting sehingga harus dipikirkan dengan baik. Ingat, apa yang Anda janjikan harus sesuai dengan apa yang akan mereka alami sewaktu menggunakan produk dan layanan Anda. Jangan melebih-lebihkan kalau Anda tidak bisa memberikannya.
c. Bullet
- Gunakan bullet agar pengunjung lebih mudah membaca sales letter Anda. Satu hal dasar yang harus Anda ingat ketika membuat bullet di landing page Anda adalah jangan membuka semuanya menjadi sangat jelas. Buatlah mereka penasaran dan ingin terus membaca.
- Bullet merupakan cara yang ampuh untuk mempersuasi orang. Pembaca suka membaca tulisan yang menggunakan bullet. Tips yang ditulis secara singkat dan jelas sangat cocok ditulis menggunakan bullet karena mudah diikuti.
- Bullet membangkitkan rasa ingin tahu Pembaca: Apa ya isi bullet berikutnya? Jadi, gunakan bullet untuk menekankan manfaat-manfaat dari produk dan layanan Anda, serta apa saja yang termasuk dalam paket produk dan layanan Anda. Ingat, gunakan bullet untuk menceritakan manfaat produk dan layanan Anda langkah demi langkah tapi jangan buka semua rahasianya.
d. Alinea Penutup
- Tulislah paragraf singkat yang membuat pengunjung atau prospek percaya kepada Anda. Sebagai contoh, tunjukkan keahlian Anda di bidang yang Anda geluti. Buktikan bahwa Anda memang Ahli di bidang tersebut. Tunjukkan bukti pendukung berupa kesaksian atau testimoni dari pelanggan, kutipan di surat kabar dan media lainnya, serta orang yang sudah dikenal secara luas.
- Ajakan untuk bertindak. Katakan kepada pengunjung atau prospek Anda secara jelas apa yang Anda mau mereka lakukan, misalnya ajakan untuk memberikan nama dan email mereka. Tulislah sesuatu yang berarti agar mereka segera bertindak, misalnya batas waktu yang sempit sehingga mereka tidak menunda.
e. Formulir Opt-In
Bagian ini sangat mudah. Tapi bagi pemula mungkin bingung bagaimana cara melakukannya pertama kali. Tips untuk pemula ikuti saja langkah-langkah yang ditunjukkan aweber.com atau getresponse.com, dengan mencoba satu, dua kali pasti Anda sudah mengerti cara kerjanya. Yang penting Anda harus memiliki website agar bisa melihat cara kerja mulai dari saat pengunjung memasukkan nama dan email hingga bagaimana mereka bisa masuk pada daftar email Anda dan otomatis mendapat email balasan.
Formulir opt-in bisa ditambahkan ke website dan blog Anda hanya dengan meng-copy dan paste kode yang diberikan aweber.com atau getresponse.com. Proses ini hanya memerlukan pengetahuan dasar HTML.
Buatlah agar opt-in Anda mudah dilihat. Pilihlah warna yang mencolok untuk kotak tempat memasukkan nama dan email agar pengunjung atau prospek mudah melihatnya. Lebih baik kalau di bawahnya Anda membuat pernyataan kalau Anda tidak akan menyebarkan email pengunjung atau prospek Anda.
f. Buy Now
Apabila Anda tidak ingin membuat formulir opt-in, Anda bisa langsung mengarahkan pengunjung atau prospek Anda untuk memesan atau membeli produk dan layanan Anda.
g. Postscript (P.S.)
Postscript merupakan pesan tambahan setelah pesan utama Anda. Anda bisa menggunakan postscript untuk menulis keunikan produk dan layanan Anda. Tekankan lagi sesuatu yang berarti bagi pengunjung atau prospek Anda. Jangan menambahkan tautan atau link lain yang bisa membawa pengunjung atau prospek Anda pergi dari landing page Anda.
h. Kontak
Apakah Anda memperhatikan bahwa banyak landing page yang mencantumkan email bahkan foto pemiliki website. Hal ini, terutama menampilkan foto, merupakan ide yang sangat bagus untuk membangun hubungan dengan pengunjung. Calon pembeli akan merasa lebih aman dan nyaman untuk melakukan pembelian apabila ia bisa menghubungi sang penjual. Menampilkan foto akan membuat kesan bahwa Anda adalah orang yang profesional. Ini akan menambah keyakinan atau menghilangkan keraguan prospek Anda untuk membeli, apalagi kalau prospek Anda sudah sering melihat foto Anda.
Baca juga:
- Tidak ada sistem mendapatkan uang dari Internet
- Apa itu squeeze page?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar