Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Januari 2013

Memulai Bisnis Online di Rumah

“Memulai bisnis online di rumah merupakan solusi bagi Anda yang ingin memiliki usaha sendiri.”Bisnis online di rumah merupakan cara baru mendapatkan uang. Perkembangan bisnis online sepuluh tahun terakhir ini sangatlah cepat karena prospek untuk mendapatkan uang dari Internet sangat besar kalau memiliki sistem yang tepat. Di Indonesia, ada beberapa faktor yang mendukung pesatnya perkembangan bisnis online di rumah. Pertama, tentu saja karena banyaknya berita di Internet mengenai banyak orang yang sudah mendapatkan uang dari Internet. Kedua, dewasa ini orang semakin sulit mencari pekerjaan, apalagi pekerjaan yang bisa menghasilkan banyak uang. Kehidupan yang semakin modern membuat orang lebih mengutamakan keinginan dibandingkan kebutuhan, sehingga orang mulai mencari-cari cara menjadi kaya dengan cara yang lebih efektif. Bisnis online di rumah adalah salah satu solusinya. Ketiga, penetrasi Internet yang semakin tinggi. Semakin banyaknya jumlah pengguna Internet di Indonesia membuat pasar online ini semakin besar karena jumlah pembeli dan jumlah penjual semakin meningkat.Lalu bagaimana cara memiliki bisnis online di rumah?
Pertama-tama saya ingin Anda tahu: SEMUA ORANG bisa memiliki bisnis online yang dilakukan dari rumah. Kalau Anda jeli, Anda bisa melihat bahwa peluang bisnis online ada dimana-mana. Anda hanya perlu mencari ide bisnis dan cara mendapatkan uang dari Internet yang tepat bagi Anda. Sebagai contoh, untuk mendapatkan uang dari Internet Anda dapat:
- Menjadi afiliasi dan Anda mendapatkan bayaran dengan merekomendasikan produk orang lain. Ayo ikut Super Affiliate Training Program yang diajarkan oleh Ewen Chia, pendaftaran gratis hanya untuk 500 orang pertama.
- Menjual produk dengan membuka toko online sedangkan untuk pengiriman Anda bisa menyerahkannya kepada perusahaan pengiriman. Semua jenis produk bisa Anda jual dan pasarkan di Internet.
- Menjual jasa atau layanan, bisa diberikan untuk orang-orang disekitar tempat Anda tinggal ataupun melalui Internet, misalnya jasa membuat website, jasa membuat terjemahan, jasa mengetik, dan lain-lain.
- Menjual informasi yang tidak bisa didapatkan ditempat lain dan disediakan hanya untuk orang-orang yang mendaftar menjadi anggota website ataupun blog Anda. Memulai bisnis online di rumahSaya rasa banyak sekali orang yang ingin memiliki usaha sendiri termasuk saya sendiri, namun sering kali terbentur masalah modal, tidak tahu cara memulainya, perasaan takut gagal, tidak ada dukungan keluarga, masih sibuk di kantor, merasa tidak ada bakat bisnis, dan berbagai kendala lainnya. Kalau Anda mengalami salah satu atau lebih masalah tersebut, cobalah memulai bisnis online di rumah. Bisnis online di rumah bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin memiliki usaha sendiri. Anda bisa mengerjakan bisnis online Anda di rumah, di mall, di kafe dan dimana saja asalkan Anda memiliki koneksi Internet. Melakukan bisnis online di rumah berarti Anda tidak terikat dan tidak memiliki batasan dibandingkan bila Anda bekerja di kantor. Anda bisa menentukan sendiri bagaimana Anda menjalankan bisnis online Anda, kapan Anda mengerjakannya dan yang penting adalah Anda memiliki peluang untuk mendapatkan uang seberapa banyak Anda mau asalkan Anda memiliki sistem bisnis online yang tepat. Apabila Anda serius ingin memulai bisnis online di rumah sebaiknya Anda memiliki website atau blog sendiri. Silahkan lihat website saya anto-dwiharja.com untuk mempelajari cara membuat website langkah demi langkah.Ada lima kunci penting yang harus Anda pertimbangkan sebelum memulai bisnis online di rumah, yaitu:

1. Apakah Anda siap? Tanyakan pada diri Anda mengapa Anda ingin memulai bisnis online di rumah. Apakah Anda sudah menentukan tujuan yang ingin dicapai?
2. Bisakah Anda bekerja di rumah? Untuk memulai bisnis online di rumah, Anda harus memiliki komputer, koneksi Internet, dan kalau ada ruang kerja khusus sehingga Anda bisa bekerja dengan tenang.
3. Apakah Anda disiplin? Anda harus bisa menyisihkan waktu setiap hari untuk fokus mengerjakan bisnis online Anda, di antara waktu Anda sebagai orangtua, anak, karyawan (kalau bisnis online belum menjadi pekerjaan utama Anda), dan aktivitas harian lainnya. Ketika Anda online, Anda juga harus bisa menahan diri dari aktivitas yang mengganggu seperti membuka facebook, chatting, menonton video, bermain game online, dan lain-lain.
4. Apakah Anda memiliki komitmen? Walaupun pada awalnya Anda mengatakan pada diri sendiri Anda siap memulai bisnis online di rumah, percayalah dalam perjalanan Anda akan menemukan banyak sekali masalah yang bisa membuat Anda berhenti menjalankan bisnis online Anda. Anda harus terus menantang diri sendiri, fokus pada tujuan, bayangkan hasil yang akan Anda peroleh, dan selalu belajar hal baru.
5. Apa yang Anda korbankan untuk membangun bisnis online di rumah? Anda mempunyai banyak pilihan misalnya mengurangi jam tidur Anda, mengurangi waktu menonton TV, dan mengurangi jalan-jalan di akhir pekan. Saya sendiri memilih tidur lebih malam atau bangun lebih pagi untuk menulis artikel di blog saya. Bagaimana dengan Anda? Share

View the original article here

Rabu, 02 Januari 2013

Bisnis Affiliasi Online Ibu Rumah Tangga

Bisnis affiliasi online merupakan kegiatan positif yang bisa dilakukanpara ibu rumah tangga untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
 Tulisan ini saya persembahkan untuk para ibu di Indonesia.
Ibu rumah tangga di Indonesia sekarang punya kebiasaan baru loh? Apakah Bunda suka bermain Facebook entah itu menggunakan komputer, handphone atau BlackBerry. Istri saya juga sering bermain Facebook ketika putri tercinta kami sedang tidur atau asyik menonton televisi. Syukurlah bermain Facebook tidak membuatnya ketagihan sehingga melupakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga :) :) ....  

Ya ini dia! Demam media sosial khususnya Facebook telah menyerang semua lapisan masyarakat. Ibu rumah tangga pun tidak mau ketinggalan. Tentunya demam Facebook memiliki manfaat yang positif namun bisa juga memberikan dampak negatif. Sisi positifnya, kita bisa menjalin komunikasi dengan teman-teman. Tentu Bunda tahu, kelebihan Facebook adalah kita bisa menemukan teman-teman lama kita. Fitur-fitur Facebook membuat kita bisa berkomunikasi dengan lebih mudah dan menyenangkan menggunakan wall, chatting, foto dan video. Dampak negatifnya adalah apa yang kita kenal dengan istilah “autis” di mana orang terus bermain Facebook melalui komputer, handphone atau BlackBerry dan tidak menghiraukan lagi hal-hal lainnya di sekeliling mereka. Bunda sering kan melihat orang yang "autis" seperti ini ... :) :)

Keadaan inilah yang memberikan saya ide untuk menulis artikel ini. Alangkah lebih baiknya kalau para ibu rumah tangga melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat. Lalu apa yang bisa menjadi kegiatan alternatif bagi para ibu rumah tangga tersebut? Salah satu jawabannya adalah memulai bisnis online di rumah. Kenapa bisnis online? Jawabannya gampang sekali, kalau Bunda sebagai ibu rumah tangga sempat dan bisa bermain Internet untuk membuka media sosial, maka Bunda pasti bisa juga melakukan bisnis online di rumah. Dijamin bisa asal Bunda memiliki kemauan. Bisnis online merupakan peluang bisnis rumahan dengan modal kecil.

Kelebihan utama dari bisnis online di rumah adalah:
1. Modal yang diperlukan untuk memulai bisnis online di rumah relatif kecil, paling tidak untuk berlangganan akses Internet saja. Di luar itu, bisnis online bisa dilakukan tanpa mengeluarkan biaya. Kalau tidak percaya, baca terus penjelasan saya di bawah.  

2. Bunda bisa mengerjakan bisnis online Bunda kapan saja dan di mana saja misalnya waktu putra-putri Bunda sedang tidur, waktu mereka sedang asyik menonton televisi, sedang sekolah, atau waktu Bunda menunggu mereka les berenang.

3. Bunda menghabiskan waktu senggang secara produktif sehingga bisa membantu suami meningkatkan ekonomi keluarga.

Namun Bunda perlu ingat ya, bisnis online di rumah juga memerlukan kerja keras dan ketekunan. Bunda jangan pernah mengharapkan mendapatkan uang dari Internet dengan mudah dan cepat.

Dua ibu rumah tangga berikut, Nadia Meutia dan Dini Shanti, merupakan contoh ibu rumah tangga yang sukses melakukan bisnis online. Kisah sukses mereka merupakan inspirasi untuk para ibu rumah tangga di Indonesia.

Memulai bisnis online di rumah

Jenis-jenis bisnis online yang bisa dilakukan di rumah sebetulnya cukup banyak misalnya membuka toko online dan menjual produk di pasar online seperti DinoMarket, Tokopedia, Berniaga dan Multiply, menjual produk di lelang online seperti eBay, mengikuti program adsense, blogging, program afiliasi, menjadi reseller, dan lain-lain. Semua ibu rumah tangga tentu bisa melakukan semua bisnis online yang saya sebutkan di atas asal ada kemauan untuk belajar. Namun, kalau kita membicarakan bisnis online seringkali pertanyaan pertama yang muncul adalah mau jual apa dan cara jualnya bagaimana. Baca terus ya Bunda, saya beri tahu jawabannya di bawah.

Ada dua jenis produk yang bisa Bunda jual di Internet, yaitu:
1. Pertama adalah produk informasi seperti ebook, audio dan video. Bunda bisa menulis, membuat rekaman audio dan video tentang sesuatu yang Bunda suka, kemudian Bunda jual di Internet misalnya resep dan demo memasak, cerita tentang tempat-tempat wisata keluarga, tips mendidik anak, cara merawat bunga, dan lain-lain. Hal-hal di sekeliling rumah Bunda bisa dikemas menjadi informasi yang bisa dijual.

2. Kedua adalah produk yang memiliki wujud fisik seperti barang-barang yang dijual secara offline, misalnya aksesoris, baju, makanan, peralatan rumah tangga, barang-barang elektronik, buku, dan lain-lain.

Oh ya Bunda, selain produk Bunda juga bisa loh menjual jasa misalnya jasa mengetik, jasa membuat terjemahan, jasa design, jasa konsultasi, dan lain-lain. Kalau Bunda tidak memiliki keahlian khusus, Bunda bisa meminta bantuan putra-putri Bunda, suami, saudara, bekerja sama dengan teman-teman Bunda atau bahkan mengangkat karyawan.

Lalu jualnya di mana? Bunda bisa menjualnya di website atau blog maupun di pasar online seperti yang saya sebutkan di atas. Bunda bisa mempelajari langkah-langkah membuat website di website saya yang berjudul Belajar Membuat Website. Kalau mau lebih praktis, Bunda bisa membuat website dengan menggunakan template. Kalau Bunda ingin belajar membuat blog, coba mulai dengan membaca tulisan saya mengenai tutorial blog Blogger’s Paycheck. Membuat blog jauh lebih mudah dan cepat daripada membuat website, jadi ini lebih cocok untuk Bunda yang sibuk mengurus keluarga dan rumah. Kalau Bunda mau buka toko online juga gampang kok, cukup isi data pribadi saja. Bunda bisa membuka toko online di pasar online seperti DinoMarket, Tokopedia, Berniaga dan Multiply.
Bisnis affiliasi online Indonesia

Kalau Bunda ingin menjual produk namun tidak memiliki produk untuk dijual, Bunda bisa melakukan bisnis affiliasi online. Yang dimaksud dengan bisnis affiliasi online adalah Bunda mempromosikan produk dan/atau jasa milik orang lain dengan imbalan berupa komisi untuk setiap penjualan yang dihasilkan dari promosi tersebut. Bisnis affiliasi online tidak mengharuskan Bunda memiliki produk atau membeli produk orang lain terlebih dahulu. Beda dengan reseller yang mengharuskan Bunda membeli produk orang lain terlebih dahulu, baru kemudian dijual di Internet. Bisnis affiliasi online memang cocok untuk dilakukan oleh ibu rumah tangga karena sangat fleksibel.  

Modal untuk melakukan bisnis affiliasi online relatif kecil, misalnya untuk membuat blog dengan domain sendiri sebagai tempat memasarkan produk atau website afiliasi Bunda. Bunda juga bisa memasarkan produk atau website afiliasi di pasar online seperti yang saya sebutkan di atas. Saya ambil contoh DinoMarket, di DinoMarket Bunda bisa membuka toko online Bunda secara GRATIS. Namun, untuk mendapatkan fitur-fitur premium Bunda harus membayar.   

Mencari bisnis affiliasi online di Indonesia yang menjual produk fisik memang agak susah. Apabila Bunda menemukan website yang menjual produk yang ingin Anda jual tetapi website tersebut tidak memiliki program afiliasi, coba saja hubungi pemilik website tersebut dan tanyakan apakah bisa menjual secara afiliasi. Bunda juga bisa bekerja sama dengan teman-teman Bunda yang memiliki toko offline, misalnya Bunda mendapat komisi untuk semua penjualan yang dilakukan di website atau blog atau toko online Bunda.

Sebagai contoh bisnis affiliasi online yang bisa Bunda lakukan adalah program afiliasi Bola Pencuci Ajaib EcoBALL. Singkatnya, “Bola Pencuci Ajaib” EcoBALL adalah sebuah bola pencuci yang dapat digunakan untuk membersihkan noda dan mencuci pakaian. Saat Bunda mencuci menggunakan EcoBALL akan menarik makromolekul padat yang menempel pada kain, sehingga secara perlahan akan membersihkan noda lain dari pakaian. Proses pelepasan makromolekul ini akan menyebabkan kadar PH dalam air meningkat, dan mengaktifkan molekul air. Molekul air yang aktif dapat memudahkan serat kain mengendur, sehingga proses pemisahan kotoran dari pakaian lebih cepat. Bisnis affiliasi online EcoBALL cocok untuk ibu rumah tangga karena mencuci merupakan aktivitas yang dilakukan di semua rumah tangga. Bunda bisa menjualnya ke tetangga dan teman-teman Bunda.

Silahkan klik banner berikut untuk mengetahui lebih lanjut apa itu EcoBALL dan melihat demo produknya. EcoBALL
Demikian tulisan singkat saya mengenai bisnis affiliasi online ibu rumah tangga. Semoga menjadi inspirasi bagi para ibu di Indonesia. Bunda sering-sering baca blog saya ya, sama-sama kita belajar memulai bisnis online di rumah. Saya juga sudah membuat halaman khusus mengenai bisnis affiliasi online di Indonesia. Satu lagi, tulis komentar Bunda di bawah ya.... terima kasih.Share

View the original article here

Selasa, 01 Januari 2013

Contoh Bisnis Online untuk Mahasiswa

Mahasiswa berbisnis, mengapa tidak?Mulailah bisnis online Anda, jangan tergantung pada orang tua, dan buka lapangan kerja.Tibalah seorang mahasiswa pada hari kelulusannya. Setelah selesai mengikuti acara wisuda, sang ibu meminta anaknya yang sedang menggunakan toga agar berpose bersama ayahnya. “Mari kita buat agar foto ini terlihat alami”, kata ibunya. “Anakku, taruhlah tanganmu di bahu ayahmu.” Si ayah pun menyahut, “Jika kamu ingin membuat foto ini terlihat alami, mengapa tidak memintanya memasukkan tangannya ke dalam saku celanaku?”Mahasiswa pada umumnya dihadapkan pada berbagai situasi yang sering kali mendatangkan masalah keuangan bagi mereka, yaitu:- Biaya hidup sehari-hari atau biaya rutin yang tinggi seperti biaya makan, kos, transportasi, pulsa handphone;- Biaya tidak terduga seperti biaya obat, memperbaiki komputer rusak;- Biaya kuliah seperti uang kuliah dan buku kuliah;
Pada umumnya, mahasiswa yang baru tamat sekolah tidak bekerja sambil kuliah. Kebanyakan dari mereka kuliah dengan mengandalkan uang pemberian orang tua mereka saja, termasuk saya dulu. Untung kalau orang tua mereka memiliki banyak uang. Faktanya di Indonesia masih banyak keluarga yang harus berjuang keras untuk mengirim putra-putrinya ke bangku kuliah ditambah lagi biaya kuliah yang setiap tahun meningkat lebih tinggi daripada inflasi  Setelah lulus pun, kebanyakan mahasiswa lebih memikirkan mencari kerja daripada membuka usaha sendiri.
Setelah mendapat pekerjaan dan menjadi karyawan di suatu perusahaan, banyak yang suka mengeluh gajinya kurang, namun tidak berusaha mencari cara lain untuk meningkatkan pendapatan mereka. Tidak sedikit yang lebih memilih bertahan dengan gaji mereka saat ini daripada mencoba berwiraswasta karena perasaan takut gagal dan kehilangan pekerjaan serta berbagai alasan lainnya.
Gambaran mahasiswa seperti di atas bisa dilihat pada gambar berikut:
Masalah keuangan mulai timbul ketika PEMASUKAN <= PENGELUARAN. Pengeluaran memang pasti bertambah terus, oleh karena itu alangkah baiknya kalau setiap mahasiswa bisa memiliki penghasilan sendiri untuk meringankan beban orang tua yang membiayai kuliahnya.
Memiliki penghasilan sendiri bisa dilakukan dengan cara berbisnis dan atau berinvestasi. Di sini saya tidak membahas investasi yang cocok untuk mahasiswa. Kalau Anda seorang mahasiswa yang lebih tertarik belajar investasi, coba Anda mulai dengan membaca biografi Warren Buffett.
Memulai bisnis sendiri memang sulit bagi kebanyakan orang tidak terkecuali bagi mahasiswa. Berbagai alasan seperti tidak ada modal, tidak ada waktu, tidak memiliki jiwa bisnis, tidak bisa menjual, takut gagal, dan tidak mendapat dukungan keluarga, merupakan hal yang sering kita dengar. Kalau begitu, apakah ada cara lain agar seorang mahasiswa bisa memiliki penghasilan sendiri tanpa harus berbisnis? Jawabannya tentu ada, yaitu bisnis online. Yah, bisnis lagi capek deh.... :D :D Jangan kesal dulu dong, kalau Anda kesal berarti Anda belum tahu apa itu bisnis online. Baca terus ya.

Persamaan dan perbedaan antara bisnis online dan bisnis offline Bisnis online memiliki persamaan dan perbedaan dengan bisnis offline. Persamaan yang paling utama antara bisnis online dan bisnis offline adalah keduanya menuntut kerja keras. Apalagi kalau Anda seorang mahasiswa, berarti Anda harus menyisihkan lagi sebagian waktu Anda sehari untuk mengerjakan bisnis online Anda. Sebagai mahasiswa Anda harus tetap menjaga agar prestasi kuliah Anda tidak menurun.
Persamaan lainnya adalah Anda harus membuat rencana seperti menentukan tujuan bisnis, menentukan model bisnis, menentukan produk dan jasa apa yang mau Anda jual, menentukan siapa target market Anda, bagaimana mempromosikan bisnis online Anda kepada target market, dan lain-lain. Setelah membuat rencana, maka Anda harus mulai menjalankan rencana bisnis online Anda, mulai berjualan dan mempromosikan blog dan website Anda.
Perbedaan atau lebih suka saya sebut kelebihan bisnis online yang paling utama adalah:Untuk memulai bisnis online Anda bisa memulainya dengan modal yang relatif lebih kecil dibandingkan bisnis offline, tergantung bisnis online apa yang Anda lakukan. Berjualan melalui blog pribadi tentu memerlukan modal awal yang lebih sedikit dibandingkan kalau Anda membuka pasar online. Yang pasti Anda harus memiliki komputer dan berlangganan akses Internet. Selebihnya, Anda bisa saja menjalankan bisnis online Anda tanpa biaya tambahan. Anda bisa membuat blog dan website secara gratis, Anda bisa membuka toko online secara gratis, Anda tidak perlu membuat produk dan layanan sendiri, Anda bisa mempromosikan blog dan website Anda secara gratis. Internet telah menyediakan semua yang Anda perlukan untuk menjalankan bisnis online tanpa biaya. Lagi-lagi, besar kecilnya modal tergantung dari bisnis online apa yang Anda lakukan. Pengeluaran tambahan tentu ada misalnya kalau Anda membeli informasi berupa ebook, audio atau video untuk menambah pengetahuan dan keahlian Anda tentang bisnis online, Anda membeli sistem bisnis online, Anda berlangganan email marketing, dan lain-lain.
Namanya saja bisnis online, ya jelas bisa menjangkau target market Anda dimanapun mereka berada di seluruh dunia. Anda juga bisa mengerjakan bisnis online Anda di mana saja Anda berada asalkan ada akses Internet.
Berbeda dengan bisnis offline yang memiliki jam kerja tertentu, blog dan website Anda bisa dibuka 24 jam 7 hari seminggu. Transaksi bisa dilakukan jam 3 pagi sewaktu Anda tidur atau jam 2 siang ketika Anda sedang kuliah. Anda juga bisa mengerjakan bisnis online Anda kapan saja Anda sempat.
d. Anda tidak perlu membuat produk dan layanan sendiriDengan affiliate marketing, Anda bisa memulai bisnis online Anda tanpa harus memiliki produk dan layanan Anda sendiri. Menolong sekali kan!




Contoh bisnis online yang cocok untuk mahasiswa   
Bisnis online memang memiliki peluang besar untuk memberikan pendapatan tambahan bagi mahasiswa. Sekali lagi saya tekankan, Anda tetap harus bekerja keras untuk bisa mendapatkan uang dari Internet. Jangan harap menjadi jutawan dalam satu, dua, bahkan tiga bulan. Banyak sekali jenis bisnis online yang bisa Anda pilih dan lakukan. Tapi apakah semua jenis bisnis online cocok untuk mahasiswa. Berikut ini saya akan memberikan contoh bisnis online yang cocok untuk mahasiswa, di mana modal yang diperlukan relatif sedikit.
1. Contoh bisnis online #1: Affiliate Marketing Apa itu affiliate marketing?
Affiliate marketing adalah mempromosikan produk dan layanan orang lain melalui website afiliasi. Ketika terjadi penjualan, maka Anda mendapat komisi.
Referensi untuk belajar affiliate marketing  
Contoh program afiliasi di Indonesia
2. Contoh bisnis online #2: Blogging Apa itu blogging?
Website yang berisi artikel, ulasan, catatan harian atau jurnal yang disusun berdasarkan waktu pembuatan. Anda bisa mendapatkan uang dari iklan, program adsense, dan website afiliasi yang dipasang di blog Anda. Anda bisa memilih topik blog Anda yang ada kaitannya dengan jurusan kuliah Anda. Anda juga bisa membuat blog untuk dijual (blog flipping).
Referensi untuk belajar blogging
3. Contoh bisnis online #3: Membuka Toko OnlineApa itu toko online?
Website yang menerima pembayaran atas penjualan produk dan jasa. Anda bisa membuka toko online secara gratis di pasar online. Kalau Anda tidak memiliki produk sendiri, jual saja produk orang lain (lihat contoh bisnis online #1 di atas). Membuat produk sendiri juga tidak sulit kok, misalnya Anda bisa membuat tutorial tentang pelajaran tertentu atau contoh-contoh soal dan kunci jawabannya.
Referensi tempat membuka toko online
4. Contoh bisnis online #4: Menjual Jasa secara OnlineKalau Anda memiliki keahlian yang bisa dijual, Anda bisa memasarkannya melalui website dan blog Anda. Contoh jasa yang bisa Anda jual untuk teman-teman Anda misalnya jasa menerjemahkan, jasa mengetik skripsi, jasa mencari data, jasa membuat website dan blog untuk kampus dan organisasi mahasiswa, dan lain-lain. Ingat, Anda juga bisa menjual jasa untuk mahasiswa yang berbeda jurusan, berbeda fakultas, berbeda kampus. Inilah kelebihan bisnis online.
Masih banyak contoh bisnis online yang cocok untuk mahasiswa. Silahkan Anda pikirkan dan jangan lupa bagikan ide bisnis online Anda dengan menulis komentar di bawah.
Ayo mulai bisnis online Anda sekarang juga.
Share

View the original article here

Sabtu, 29 Desember 2012

Memulai Bisnis Online di Rumah

AppId is over the quota
“Memulai bisnis online di rumah merupakan solusi bagi Anda yang ingin memiliki usaha sendiri.”Bisnis online di rumah merupakan cara baru mendapatkan uang. Perkembangan bisnis online sepuluh tahun terakhir ini sangatlah cepat karena prospek untuk mendapatkan uang dari Internet sangat besar kalau memiliki sistem yang tepat. Di Indonesia, ada beberapa faktor yang mendukung pesatnya perkembangan bisnis online di rumah. Pertama, tentu saja karena banyaknya berita di Internet mengenai banyak orang yang sudah mendapatkan uang dari Internet. Kedua, dewasa ini orang semakin sulit mencari pekerjaan, apalagi pekerjaan yang bisa menghasilkan banyak uang. Kehidupan yang semakin modern membuat orang lebih mengutamakan keinginan dibandingkan kebutuhan, sehingga orang mulai mencari-cari cara menjadi kaya dengan cara yang lebih efektif. Bisnis online di rumah adalah salah satu solusinya. Ketiga, penetrasi Internet yang semakin tinggi. Semakin banyaknya jumlah pengguna Internet di Indonesia membuat pasar online ini semakin besar karena jumlah pembeli dan jumlah penjual semakin meningkat.Lalu bagaimana cara memiliki bisnis online di rumah?
Pertama-tama saya ingin Anda tahu: SEMUA ORANG bisa memiliki bisnis online yang dilakukan dari rumah. Kalau Anda jeli, Anda bisa melihat bahwa peluang bisnis online ada dimana-mana. Anda hanya perlu mencari ide bisnis dan cara mendapatkan uang dari Internet yang tepat bagi Anda. Sebagai contoh, untuk mendapatkan uang dari Internet Anda dapat:
- Menjadi afiliasi dan Anda mendapatkan bayaran dengan merekomendasikan produk orang lain. Ayo ikut Super Affiliate Training Program yang diajarkan oleh Ewen Chia, pendaftaran gratis hanya untuk 500 orang pertama.
- Menjual produk dengan membuka toko online sedangkan untuk pengiriman Anda bisa menyerahkannya kepada perusahaan pengiriman. Semua jenis produk bisa Anda jual dan pasarkan di Internet.
- Menjual jasa atau layanan, bisa diberikan untuk orang-orang disekitar tempat Anda tinggal ataupun melalui Internet, misalnya jasa membuat website, jasa membuat terjemahan, jasa mengetik, dan lain-lain.
- Menjual informasi yang tidak bisa didapatkan ditempat lain dan disediakan hanya untuk orang-orang yang mendaftar menjadi anggota website ataupun blog Anda. Memulai bisnis online di rumahSaya rasa banyak sekali orang yang ingin memiliki usaha sendiri termasuk saya sendiri, namun sering kali terbentur masalah modal, tidak tahu cara memulainya, perasaan takut gagal, tidak ada dukungan keluarga, masih sibuk di kantor, merasa tidak ada bakat bisnis, dan berbagai kendala lainnya. Kalau Anda mengalami salah satu atau lebih masalah tersebut, cobalah memulai bisnis online di rumah. Bisnis online di rumah bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin memiliki usaha sendiri. Anda bisa mengerjakan bisnis online Anda di rumah, di mall, di kafe dan dimana saja asalkan Anda memiliki koneksi Internet. Melakukan bisnis online di rumah berarti Anda tidak terikat dan tidak memiliki batasan dibandingkan bila Anda bekerja di kantor. Anda bisa menentukan sendiri bagaimana Anda menjalankan bisnis online Anda, kapan Anda mengerjakannya dan yang penting adalah Anda memiliki peluang untuk mendapatkan uang seberapa banyak Anda mau asalkan Anda memiliki sistem bisnis online yang tepat. Apabila Anda serius ingin memulai bisnis online di rumah sebaiknya Anda memiliki website atau blog sendiri. Silahkan lihat website saya anto-dwiharja.com untuk mempelajari cara membuat website langkah demi langkah.Ada lima kunci penting yang harus Anda pertimbangkan sebelum memulai bisnis online di rumah, yaitu:

1. Apakah Anda siap? Tanyakan pada diri Anda mengapa Anda ingin memulai bisnis online di rumah. Apakah Anda sudah menentukan tujuan yang ingin dicapai?
2. Bisakah Anda bekerja di rumah? Untuk memulai bisnis online di rumah, Anda harus memiliki komputer, koneksi Internet, dan kalau ada ruang kerja khusus sehingga Anda bisa bekerja dengan tenang.
3. Apakah Anda disiplin? Anda harus bisa menyisihkan waktu setiap hari untuk fokus mengerjakan bisnis online Anda, di antara waktu Anda sebagai orangtua, anak, karyawan (kalau bisnis online belum menjadi pekerjaan utama Anda), dan aktivitas harian lainnya. Ketika Anda online, Anda juga harus bisa menahan diri dari aktivitas yang mengganggu seperti membuka facebook, chatting, menonton video, bermain game online, dan lain-lain.
4. Apakah Anda memiliki komitmen? Walaupun pada awalnya Anda mengatakan pada diri sendiri Anda siap memulai bisnis online di rumah, percayalah dalam perjalanan Anda akan menemukan banyak sekali masalah yang bisa membuat Anda berhenti menjalankan bisnis online Anda. Anda harus terus menantang diri sendiri, fokus pada tujuan, bayangkan hasil yang akan Anda peroleh, dan selalu belajar hal baru.
5. Apa yang Anda korbankan untuk membangun bisnis online di rumah? Anda mempunyai banyak pilihan misalnya mengurangi jam tidur Anda, mengurangi waktu menonton TV, dan mengurangi jalan-jalan di akhir pekan. Saya sendiri memilih tidur lebih malam atau bangun lebih pagi untuk menulis artikel di blog saya. Bagaimana dengan Anda? Share

View the original article here

Kamis, 27 Desember 2012

Contoh Bisnis Online untuk Mahasiswa

AppId is over the quota
Mahasiswa berbisnis, mengapa tidak?Mulailah bisnis online Anda, jangan tergantung pada orang tua, dan buka lapangan kerja.Tibalah seorang mahasiswa pada hari kelulusannya. Setelah selesai mengikuti acara wisuda, sang ibu meminta anaknya yang sedang menggunakan toga agar berpose bersama ayahnya. “Mari kita buat agar foto ini terlihat alami”, kata ibunya. “Anakku, taruhlah tanganmu di bahu ayahmu.” Si ayah pun menyahut, “Jika kamu ingin membuat foto ini terlihat alami, mengapa tidak memintanya memasukkan tangannya ke dalam saku celanaku?”Mahasiswa pada umumnya dihadapkan pada berbagai situasi yang sering kali mendatangkan masalah keuangan bagi mereka, yaitu:- Biaya hidup sehari-hari atau biaya rutin yang tinggi seperti biaya makan, kos, transportasi, pulsa handphone;- Biaya tidak terduga seperti biaya obat, memperbaiki komputer rusak;- Biaya kuliah seperti uang kuliah dan buku kuliah;
Pada umumnya, mahasiswa yang baru tamat sekolah tidak bekerja sambil kuliah. Kebanyakan dari mereka kuliah dengan mengandalkan uang pemberian orang tua mereka saja, termasuk saya dulu. Untung kalau orang tua mereka memiliki banyak uang. Faktanya di Indonesia masih banyak keluarga yang harus berjuang keras untuk mengirim putra-putrinya ke bangku kuliah ditambah lagi biaya kuliah yang setiap tahun meningkat lebih tinggi daripada inflasi  Setelah lulus pun, kebanyakan mahasiswa lebih memikirkan mencari kerja daripada membuka usaha sendiri.
Setelah mendapat pekerjaan dan menjadi karyawan di suatu perusahaan, banyak yang suka mengeluh gajinya kurang, namun tidak berusaha mencari cara lain untuk meningkatkan pendapatan mereka. Tidak sedikit yang lebih memilih bertahan dengan gaji mereka saat ini daripada mencoba berwiraswasta karena perasaan takut gagal dan kehilangan pekerjaan serta berbagai alasan lainnya.
Gambaran mahasiswa seperti di atas bisa dilihat pada gambar berikut:
Masalah keuangan mulai timbul ketika PEMASUKAN <= PENGELUARAN. Pengeluaran memang pasti bertambah terus, oleh karena itu alangkah baiknya kalau setiap mahasiswa bisa memiliki penghasilan sendiri untuk meringankan beban orang tua yang membiayai kuliahnya.
Memiliki penghasilan sendiri bisa dilakukan dengan cara berbisnis dan atau berinvestasi. Di sini saya tidak membahas investasi yang cocok untuk mahasiswa. Kalau Anda seorang mahasiswa yang lebih tertarik belajar investasi, coba Anda mulai dengan membaca biografi Warren Buffett.
Memulai bisnis sendiri memang sulit bagi kebanyakan orang tidak terkecuali bagi mahasiswa. Berbagai alasan seperti tidak ada modal, tidak ada waktu, tidak memiliki jiwa bisnis, tidak bisa menjual, takut gagal, dan tidak mendapat dukungan keluarga, merupakan hal yang sering kita dengar. Kalau begitu, apakah ada cara lain agar seorang mahasiswa bisa memiliki penghasilan sendiri tanpa harus berbisnis? Jawabannya tentu ada, yaitu bisnis online. Yah, bisnis lagi capek deh.... :D :D Jangan kesal dulu dong, kalau Anda kesal berarti Anda belum tahu apa itu bisnis online. Baca terus ya.

Persamaan dan perbedaan antara bisnis online dan bisnis offline Bisnis online memiliki persamaan dan perbedaan dengan bisnis offline. Persamaan yang paling utama antara bisnis online dan bisnis offline adalah keduanya menuntut kerja keras. Apalagi kalau Anda seorang mahasiswa, berarti Anda harus menyisihkan lagi sebagian waktu Anda sehari untuk mengerjakan bisnis online Anda. Sebagai mahasiswa Anda harus tetap menjaga agar prestasi kuliah Anda tidak menurun.
Persamaan lainnya adalah Anda harus membuat rencana seperti menentukan tujuan bisnis, menentukan model bisnis, menentukan produk dan jasa apa yang mau Anda jual, menentukan siapa target market Anda, bagaimana mempromosikan bisnis online Anda kepada target market, dan lain-lain. Setelah membuat rencana, maka Anda harus mulai menjalankan rencana bisnis online Anda, mulai berjualan dan mempromosikan blog dan website Anda.
Perbedaan atau lebih suka saya sebut kelebihan bisnis online yang paling utama adalah:Untuk memulai bisnis online Anda bisa memulainya dengan modal yang relatif lebih kecil dibandingkan bisnis offline, tergantung bisnis online apa yang Anda lakukan. Berjualan melalui blog pribadi tentu memerlukan modal awal yang lebih sedikit dibandingkan kalau Anda membuka pasar online. Yang pasti Anda harus memiliki komputer dan berlangganan akses Internet. Selebihnya, Anda bisa saja menjalankan bisnis online Anda tanpa biaya tambahan. Anda bisa membuat blog dan website secara gratis, Anda bisa membuka toko online secara gratis, Anda tidak perlu membuat produk dan layanan sendiri, Anda bisa mempromosikan blog dan website Anda secara gratis. Internet telah menyediakan semua yang Anda perlukan untuk menjalankan bisnis online tanpa biaya. Lagi-lagi, besar kecilnya modal tergantung dari bisnis online apa yang Anda lakukan. Pengeluaran tambahan tentu ada misalnya kalau Anda membeli informasi berupa ebook, audio atau video untuk menambah pengetahuan dan keahlian Anda tentang bisnis online, Anda membeli sistem bisnis online, Anda berlangganan email marketing, dan lain-lain.
Namanya saja bisnis online, ya jelas bisa menjangkau target market Anda dimanapun mereka berada di seluruh dunia. Anda juga bisa mengerjakan bisnis online Anda di mana saja Anda berada asalkan ada akses Internet.
Berbeda dengan bisnis offline yang memiliki jam kerja tertentu, blog dan website Anda bisa dibuka 24 jam 7 hari seminggu. Transaksi bisa dilakukan jam 3 pagi sewaktu Anda tidur atau jam 2 siang ketika Anda sedang kuliah. Anda juga bisa mengerjakan bisnis online Anda kapan saja Anda sempat.
d. Anda tidak perlu membuat produk dan layanan sendiriDengan affiliate marketing, Anda bisa memulai bisnis online Anda tanpa harus memiliki produk dan layanan Anda sendiri. Menolong sekali kan!




Contoh bisnis online yang cocok untuk mahasiswa   
Bisnis online memang memiliki peluang besar untuk memberikan pendapatan tambahan bagi mahasiswa. Sekali lagi saya tekankan, Anda tetap harus bekerja keras untuk bisa mendapatkan uang dari Internet. Jangan harap menjadi jutawan dalam satu, dua, bahkan tiga bulan. Banyak sekali jenis bisnis online yang bisa Anda pilih dan lakukan. Tapi apakah semua jenis bisnis online cocok untuk mahasiswa. Berikut ini saya akan memberikan contoh bisnis online yang cocok untuk mahasiswa, di mana modal yang diperlukan relatif sedikit.
1. Contoh bisnis online #1: Affiliate Marketing Apa itu affiliate marketing?
Affiliate marketing adalah mempromosikan produk dan layanan orang lain melalui website afiliasi. Ketika terjadi penjualan, maka Anda mendapat komisi.
Referensi untuk belajar affiliate marketing  
Contoh program afiliasi di Indonesia
2. Contoh bisnis online #2: Blogging Apa itu blogging?
Website yang berisi artikel, ulasan, catatan harian atau jurnal yang disusun berdasarkan waktu pembuatan. Anda bisa mendapatkan uang dari iklan, program adsense, dan website afiliasi yang dipasang di blog Anda. Anda bisa memilih topik blog Anda yang ada kaitannya dengan jurusan kuliah Anda. Anda juga bisa membuat blog untuk dijual (blog flipping).
Referensi untuk belajar blogging
3. Contoh bisnis online #3: Membuka Toko OnlineApa itu toko online?
Website yang menerima pembayaran atas penjualan produk dan jasa. Anda bisa membuka toko online secara gratis di pasar online. Kalau Anda tidak memiliki produk sendiri, jual saja produk orang lain (lihat contoh bisnis online #1 di atas). Membuat produk sendiri juga tidak sulit kok, misalnya Anda bisa membuat tutorial tentang pelajaran tertentu atau contoh-contoh soal dan kunci jawabannya.
Referensi tempat membuka toko online
4. Contoh bisnis online #4: Menjual Jasa secara OnlineKalau Anda memiliki keahlian yang bisa dijual, Anda bisa memasarkannya melalui website dan blog Anda. Contoh jasa yang bisa Anda jual untuk teman-teman Anda misalnya jasa menerjemahkan, jasa mengetik skripsi, jasa mencari data, jasa membuat website dan blog untuk kampus dan organisasi mahasiswa, dan lain-lain. Ingat, Anda juga bisa menjual jasa untuk mahasiswa yang berbeda jurusan, berbeda fakultas, berbeda kampus. Inilah kelebihan bisnis online.
Masih banyak contoh bisnis online yang cocok untuk mahasiswa. Silahkan Anda pikirkan dan jangan lupa bagikan ide bisnis online Anda dengan menulis komentar di bawah.
Ayo mulai bisnis online Anda sekarang juga.
Share

View the original article here

Bisnis Affiliasi Online Ibu Rumah Tangga

AppId is over the quota
Bisnis affiliasi online merupakan kegiatan positif yang bisa dilakukanpara ibu rumah tangga untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
 Tulisan ini saya persembahkan untuk para ibu di Indonesia.
Ibu rumah tangga di Indonesia sekarang punya kebiasaan baru loh? Apakah Bunda suka bermain Facebook entah itu menggunakan komputer, handphone atau BlackBerry. Istri saya juga sering bermain Facebook ketika putri tercinta kami sedang tidur atau asyik menonton televisi. Syukurlah bermain Facebook tidak membuatnya ketagihan sehingga melupakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga :) :) ....  

Ya ini dia! Demam media sosial khususnya Facebook telah menyerang semua lapisan masyarakat. Ibu rumah tangga pun tidak mau ketinggalan. Tentunya demam Facebook memiliki manfaat yang positif namun bisa juga memberikan dampak negatif. Sisi positifnya, kita bisa menjalin komunikasi dengan teman-teman. Tentu Bunda tahu, kelebihan Facebook adalah kita bisa menemukan teman-teman lama kita. Fitur-fitur Facebook membuat kita bisa berkomunikasi dengan lebih mudah dan menyenangkan menggunakan wall, chatting, foto dan video. Dampak negatifnya adalah apa yang kita kenal dengan istilah “autis” di mana orang terus bermain Facebook melalui komputer, handphone atau BlackBerry dan tidak menghiraukan lagi hal-hal lainnya di sekeliling mereka. Bunda sering kan melihat orang yang "autis" seperti ini ... :) :)

Keadaan inilah yang memberikan saya ide untuk menulis artikel ini. Alangkah lebih baiknya kalau para ibu rumah tangga melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat. Lalu apa yang bisa menjadi kegiatan alternatif bagi para ibu rumah tangga tersebut? Salah satu jawabannya adalah memulai bisnis online di rumah. Kenapa bisnis online? Jawabannya gampang sekali, kalau Bunda sebagai ibu rumah tangga sempat dan bisa bermain Internet untuk membuka media sosial, maka Bunda pasti bisa juga melakukan bisnis online di rumah. Dijamin bisa asal Bunda memiliki kemauan. Bisnis online merupakan peluang bisnis rumahan dengan modal kecil.

Kelebihan utama dari bisnis online di rumah adalah:
1. Modal yang diperlukan untuk memulai bisnis online di rumah relatif kecil, paling tidak untuk berlangganan akses Internet saja. Di luar itu, bisnis online bisa dilakukan tanpa mengeluarkan biaya. Kalau tidak percaya, baca terus penjelasan saya di bawah.  

2. Bunda bisa mengerjakan bisnis online Bunda kapan saja dan di mana saja misalnya waktu putra-putri Bunda sedang tidur, waktu mereka sedang asyik menonton televisi, sedang sekolah, atau waktu Bunda menunggu mereka les berenang.

3. Bunda menghabiskan waktu senggang secara produktif sehingga bisa membantu suami meningkatkan ekonomi keluarga.

Namun Bunda perlu ingat ya, bisnis online di rumah juga memerlukan kerja keras dan ketekunan. Bunda jangan pernah mengharapkan mendapatkan uang dari Internet dengan mudah dan cepat.

Dua ibu rumah tangga berikut, Nadia Meutia dan Dini Shanti, merupakan contoh ibu rumah tangga yang sukses melakukan bisnis online. Kisah sukses mereka merupakan inspirasi untuk para ibu rumah tangga di Indonesia.

Memulai bisnis online di rumah

Jenis-jenis bisnis online yang bisa dilakukan di rumah sebetulnya cukup banyak misalnya membuka toko online dan menjual produk di pasar online seperti DinoMarket, Tokopedia, Berniaga dan Multiply, menjual produk di lelang online seperti eBay, mengikuti program adsense, blogging, program afiliasi, menjadi reseller, dan lain-lain. Semua ibu rumah tangga tentu bisa melakukan semua bisnis online yang saya sebutkan di atas asal ada kemauan untuk belajar. Namun, kalau kita membicarakan bisnis online seringkali pertanyaan pertama yang muncul adalah mau jual apa dan cara jualnya bagaimana. Baca terus ya Bunda, saya beri tahu jawabannya di bawah.

Ada dua jenis produk yang bisa Bunda jual di Internet, yaitu:
1. Pertama adalah produk informasi seperti ebook, audio dan video. Bunda bisa menulis, membuat rekaman audio dan video tentang sesuatu yang Bunda suka, kemudian Bunda jual di Internet misalnya resep dan demo memasak, cerita tentang tempat-tempat wisata keluarga, tips mendidik anak, cara merawat bunga, dan lain-lain. Hal-hal di sekeliling rumah Bunda bisa dikemas menjadi informasi yang bisa dijual.

2. Kedua adalah produk yang memiliki wujud fisik seperti barang-barang yang dijual secara offline, misalnya aksesoris, baju, makanan, peralatan rumah tangga, barang-barang elektronik, buku, dan lain-lain.

Oh ya Bunda, selain produk Bunda juga bisa loh menjual jasa misalnya jasa mengetik, jasa membuat terjemahan, jasa design, jasa konsultasi, dan lain-lain. Kalau Bunda tidak memiliki keahlian khusus, Bunda bisa meminta bantuan putra-putri Bunda, suami, saudara, bekerja sama dengan teman-teman Bunda atau bahkan mengangkat karyawan.

Lalu jualnya di mana? Bunda bisa menjualnya di website atau blog maupun di pasar online seperti yang saya sebutkan di atas. Bunda bisa mempelajari langkah-langkah membuat website di website saya yang berjudul Belajar Membuat Website. Kalau mau lebih praktis, Bunda bisa membuat website dengan menggunakan template. Kalau Bunda ingin belajar membuat blog, coba mulai dengan membaca tulisan saya mengenai tutorial blog Blogger’s Paycheck. Membuat blog jauh lebih mudah dan cepat daripada membuat website, jadi ini lebih cocok untuk Bunda yang sibuk mengurus keluarga dan rumah. Kalau Bunda mau buka toko online juga gampang kok, cukup isi data pribadi saja. Bunda bisa membuka toko online di pasar online seperti DinoMarket, Tokopedia, Berniaga dan Multiply.
Bisnis affiliasi online Indonesia

Kalau Bunda ingin menjual produk namun tidak memiliki produk untuk dijual, Bunda bisa melakukan bisnis affiliasi online. Yang dimaksud dengan bisnis affiliasi online adalah Bunda mempromosikan produk dan/atau jasa milik orang lain dengan imbalan berupa komisi untuk setiap penjualan yang dihasilkan dari promosi tersebut. Bisnis affiliasi online tidak mengharuskan Bunda memiliki produk atau membeli produk orang lain terlebih dahulu. Beda dengan reseller yang mengharuskan Bunda membeli produk orang lain terlebih dahulu, baru kemudian dijual di Internet. Bisnis affiliasi online memang cocok untuk dilakukan oleh ibu rumah tangga karena sangat fleksibel.  

Modal untuk melakukan bisnis affiliasi online relatif kecil, misalnya untuk membuat blog dengan domain sendiri sebagai tempat memasarkan produk atau website afiliasi Bunda. Bunda juga bisa memasarkan produk atau website afiliasi di pasar online seperti yang saya sebutkan di atas. Saya ambil contoh DinoMarket, di DinoMarket Bunda bisa membuka toko online Bunda secara GRATIS. Namun, untuk mendapatkan fitur-fitur premium Bunda harus membayar.   

Mencari bisnis affiliasi online di Indonesia yang menjual produk fisik memang agak susah. Apabila Bunda menemukan website yang menjual produk yang ingin Anda jual tetapi website tersebut tidak memiliki program afiliasi, coba saja hubungi pemilik website tersebut dan tanyakan apakah bisa menjual secara afiliasi. Bunda juga bisa bekerja sama dengan teman-teman Bunda yang memiliki toko offline, misalnya Bunda mendapat komisi untuk semua penjualan yang dilakukan di website atau blog atau toko online Bunda.

Sebagai contoh bisnis affiliasi online yang bisa Bunda lakukan adalah program afiliasi Bola Pencuci Ajaib EcoBALL. Singkatnya, “Bola Pencuci Ajaib” EcoBALL adalah sebuah bola pencuci yang dapat digunakan untuk membersihkan noda dan mencuci pakaian. Saat Bunda mencuci menggunakan EcoBALL akan menarik makromolekul padat yang menempel pada kain, sehingga secara perlahan akan membersihkan noda lain dari pakaian. Proses pelepasan makromolekul ini akan menyebabkan kadar PH dalam air meningkat, dan mengaktifkan molekul air. Molekul air yang aktif dapat memudahkan serat kain mengendur, sehingga proses pemisahan kotoran dari pakaian lebih cepat. Bisnis affiliasi online EcoBALL cocok untuk ibu rumah tangga karena mencuci merupakan aktivitas yang dilakukan di semua rumah tangga. Bunda bisa menjualnya ke tetangga dan teman-teman Bunda.

Silahkan klik banner berikut untuk mengetahui lebih lanjut apa itu EcoBALL dan melihat demo produknya. EcoBALL
Demikian tulisan singkat saya mengenai bisnis affiliasi online ibu rumah tangga. Semoga menjadi inspirasi bagi para ibu di Indonesia. Bunda sering-sering baca blog saya ya, sama-sama kita belajar memulai bisnis online di rumah. Saya juga sudah membuat halaman khusus mengenai bisnis affiliasi online di Indonesia. Satu lagi, tulis komentar Bunda di bawah ya.... terima kasih.Share

View the original article here