Tampilkan postingan dengan label Produk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produk. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Januari 2013

Menjual Produk atau Jasa Sendiri di Blog

Menjual produk atau menjual jasa sendiri di Internet bisa dilakukan dengan berbagai cara. Anda bisa melakukannya di pasar online, toko online, forum, website pribadi maupun blog. Produk atau jasa yang bisa dijual pun bermacam-macam. Pada artikel ini saya akan membahas mengenai menjual produk atau jasa sendiri di blog. Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel Cara Mendapatkan Uang dari Blog.

Dengan menjual produk atau jasa di blog, Anda akan menghasilkan uang yang lebih banyak dibandingkan dengan memasang adsense. Untuk bisa menjual produk atau jasa di blog Anda, ada beberapa hal penting yang harus Anda miliki atau siapkan, yaitu:
1. keahlian, pengalaman, maupun pengetahuan mengenai produk atau jasa yang akan Anda jual.
2. halaman penjualan
3. cara Anda menerima pembayaran, misalnya menggunakan PayPal atau transfer bank. PayPal merupakan cara pembayaran online tanpa menggunakan kartu kredit atau kartu debit secara langsung.
4. cara pembeli mengunduh (download) produk yang dibeli, misalnya dengan membuat halaman HMTL biasa untuk mengunduh (download) atau menggunakan e-junkie untuk membuat kereta belanja.  

Contoh blog yang menjual produk dan jasa


Problogger.net adalah contoh yang bagus sekali tentang blog yang menjual produk. Problogger.net merupakan blog milik Darren Rowse yang menjual produk informasi berupa ebook. Anda bisa melihat ebook yang dijual di blog tersebut di sidebar sebelah kanan. Ada beberapa ebook yang dijual di blog tersebut, salah satunya berjudul 31 Days to Build a Better Blog (31 DBBB). Kalau Anda mengklik banner 31 DBBB di sidebar sebelah kanan, Anda akan dibawa ke halaman penjualan ebook 31 DBBB. Problogger.net menggunakan PayPal dan e-junkie dalam bertransaksi.
Contoh lainnya adalah jokosusilo.com, blog milik Joko Susilo. Produk yang dijual oleh Joko Susilo juga merupakan produk informasi yaitu Sistem Mesin Uang Otomatis (SMUO) dan Rahasia Blogging. Banner kedua produk tersebut ada di sidebar sebelah kanan. Kalau Anda mengklik banner tersebut, Anda akan dibawa ke halaman penjualan SMUO dan Rahasia Blogging. Cara pembayaran yang dipakai adalah transfer bank. Produk yang sudah dibeli dapat diunduh di halaman member area.
Kalau kedua blog di atas menjual produk informasi, berikut adalah contoh blog yang menjual jasa.

Thepixelboutique.com merupakan blog yang menjual jasa desain website dan blog, serta desain grafis. Blog ini dikelola oleh seorang ibu yang bekerja di rumah. Thepixelboutique.com juga memiliki halaman penjualan mengenai jasa-jasa apa saja yang tersedia. Anda bisa mengklik menu service di daftar menu seperti yang ditunjuk anak panah pada gambar di bawah. Pembayaran dilakukan melalui PayPal.

Produk dan jasa apa yang bisa Anda jual di blog

Produk yang saya sering temui dijual di blog adalah produk informasi berupa ebook. Produk informasi adalah produk yang berisi pengetahuan dan bisa dikirim melalui email atau diunduh. Bentuk dari produk informasi bisa berupa ebook, audio, video berisi tutorial, report, webinar, dan lain-lain.

Ada beberapa alasan mengapa produk informasi sangat banyak dijual di Internet:
1. Produk informasi bisa dibuat dengan sedikit biaya. Anda hanya perlu software dan peralatan untuk membuat ebook, report, audio maupun video. Ini diluar biaya domain dan hosting blog Anda.

2. Produk informasi bisa diperbanyak dengan sangat mudah. Caranya ya seperti mengcopy file :D.

3. Anda tidak perlu menyediakan tempat untuk menyimpan produk informasi selain ruang di hard disk Anda.

4. Tidak ada biaya untuk mengirim produk informasi, kecuali Anda menggunakan layanan pihak ketiga misalnya seperti e-junkie untuk mendistribusikan produk informasi Anda.

5. Karena produk informasi dikirim secara elektronis, pembeli bisa langsung menerima produk Anda.

Selain produk informasi, produk lainnya yang bisa Anda jual adalah software. Banyak produk informasi dalam bahasa Inggris yang dijual dalam bentuk PLR (Private Label Rights). Singkatnya produk PLR merupakan produk yang dibuat orang lain, tapi Anda bisa mencantumkan nama Anda seolah-olah Anda yang membuatnya. Untuk jasa, Anda bisa menjual jasa konsultasi, mengetik, membuat artikel, membuat program, desain, membuat website atau blog, melakukan promosi dengan teknik SEO, SMO, dan lain-lain sesuai keahlian yang Anda miliki.  

Kalau Anda sudah punya produk sendiri, Anda bisa membuat program affiliasi supaya semakin banyak orang yang mempromosikan produk Anda. Anda bisa menjualnya dengan menjadi vendor di clickbank ataupun menggunakan software affiliasi seperti osiaffiliate, idevdirect, post affiliate pro (gratis), eLitius (gratis) dan lain-lain.

Tips menjual produk atau jasa sendiri di blog

Untuk memaksimalkan penjualan produk atau jasa Anda, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan:
1. Buatlah produk atau jasa yang unik.
Produk atau jasa Anda harus memiliki fitur yang unik atau berbeda dengan kebanyakan produk atau jasa yang ada di pasar. Anda juga bisa memberikan nilai tambah misalnya dengan garansi, adanya customer support 24 jam, bisa diupgrade tanpa biaya, dan lain-lain.       

2. Jual produk atau jasa yang sesuai dengan target pembaca blog Anda.
Produk atau jasa yang Anda jual harus sesuai dengan topik blog Anda. Orang yang berkunjung ke blog Anda pasti karena menemukan suatu artikel yang niche di blog Anda. Jika produk atau jasa yang Anda jual sesuai dengan apa yang mereka cari di blog Anda, peluang terjadinya penjualan akan lebih tinggi.

3. Pengunjung harus bisa melihat produk atau jasa Anda dengan mudah.  
Letakkan banner atau link teks produk atau jasa Anda di tempat yang mudah dilihat pengunjung blog Anda.

4. Promosikan produk atau jasa melalui artikel-artikel blog Anda
Kalau Anda menulis artikel mengenai suatu topik atau masalah yang sesuai dengan produk atau jasa Anda sendiri, di akhir tulisan perkenalkan produk atau jasa Anda.

5. Buat penawaran khusus untuk pembaca blog Anda.
Buatlah penawaran khusus untuk pembaca blog Anda misalnya dengan memberikan harga yang lebih rendah, memberikan bonus, atau apa saja yang menarik bari pembaca blog Anda supaya mereka mau membeli produk atau menggunakan jasa Anda.

Apakah ada yang mau membeli produk atau jasa Anda?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, saya mulai dulu dengan cerita orang yang ingin membeli laptop. Ada orang yang ingin membeli laptop. Sebelum membeli, dia mencari informasi dulu di Google. Tak lama kemudian, dia menemukan toko online yang menjual beberapa merek laptop yaitu Acer, Toshiba, HP, Hasee, Minix, dan Manli. Menurut Anda berapa banyak orang yang mengenal kualitas laptop merek Hasee, Minix, dan Manli? Mungkin namanya saja belum pernah dia dengar. Bukannya merendahkan, tapi memang begitu kenyataannya. Siapa yang tidak kenal laptop merek Acer, Toshiba, dan HP? Kemungkinannya sangat besar orang yang ingin membeli laptop tersebut akan menghapus laptop merek Hasee, Minix, dan Manli dari daftar pilihannya. Karena apa? Ya, karena dia tidak pernah mendengar merek tersebut dan sudah jelas dia tidak tahu kualitas ketiga merek laptop tersebut.

Nah, jawaban pertanyaan apakah ada orang yang mau membeli produk atau jasa dari blog Anda, sama seperti cerita orang yang ingin membeli laptop di atas. Apakah Anda memiliki kualitas dan kapabilitas yang dikenal orang? Apakah blog Anda dikenal banyak orang? Kalau tidak, maka susah sekali mengharapkan orang mau membeli produk atau jasa Anda.

Lalu bagaimana caranya supaya ada yang mau membeli produk atau jasa Anda? Tingkatkan kredibilitas Anda dan blog Anda. Eh.... tapi tidak dibahas disini loh. Artikel ini nanti menjadi terlalu panjang. Saya akan bahas di artikel selanjutnya :).

Memang tidak mudah membuat produk atau jasa sendiri dan menjualnya di blog Anda. Tapi kalau mau menjadi blogger profesional, menjual produk atau menjual jasa sendiri merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan pendapatan dari blog Anda.

Sebagai penutup, ada satu artikel yang mau saya rekomendasikan untuk melengkapi tulisan saya di atas. Artikel ini ditulis dalam bahasa Inggris. Saya menemukan artikel ini di copyblogger.com, judulnya The 5 Types of Prospects You Meet Online, and How to Sell to Each of Them. Dibaca ya.
Share

View the original article here

Selasa, 01 Januari 2013

Mempromosikan Produk Affiliasi di Blog

Salah satu cara mendapatkan uang dari Internet yang sangat populer adalah dengan mempromosikan produk affiliasi. Prosesnya dimulai dengan menentukan niche market dan  masalah atau kebutuhan yang dihadapi niche market tersebut, memilih produk affiliasi yang tepat, membuat link affiliasi, kemudian mempromosikan produk affiliasi secara online. Semua langkah tersebut harus dilakukan dengan benar. Untuk bisa sukses menjual produk affiliasi Anda harus melakukan banyak penelitian (research) dan percobaan.
Banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mempromosikan produk affiliasi, misalnya melalui blog, email marketing, article marketing, website jejaring sosial seperti facebook, forum marketing, press release, yahoo answers, dan lain-lain. Pada artikel ini saya hanya membahas mengenai cara mempromosikan produk affiliasi di blog. Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel Cara Mendapatkan Uang dari Blog.    
Ada dua cara populer yang biasa digunakan untuk mempromosikan produk affiliasi di blog. Cara pertama yang paling gampang adalah dengan memasang banner. Anda tinggal memasang banner yang designnya paling menarik di lokasi yang paling mudah dilihat oleh pengunjung blog Anda.
Anda bisa mencoba memasang banner mengikuti panduan Google Adsense (sumber: Google). Lihat contoh layout di samping. Warna yang paling tua pada layout disamping, yaitu orange tua merupakan tempat pemasangan iklan yang kinerjanya paling bagus. Setelah itu, orange, kuning muda dan putih. Secara umum iklan yang berada di bagian atas halaman, iklan yang berada di sekitar tempat dengan konten yang kaya, dan iklan di sekitar menu navigasi memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan iklan yang berada di tempat-tempat lainnya. Namun, Google tetap menyarankan agar Anda memikirkan bagaimana tingkah laku pengunjung sewaktu membaca setiap halaman blog Anda. Panduan yang diberikan Google belum tentu mendatangkan hasil yang sama untuk semua blog, Anda perlu melakukan berbagai percobaan untuk mengetahui tempat, ukuran banner, warna banner dan kata-kata pada banner yang paling banyak diklik. 

Cara kedua yang lebih baik untuk mempromosikan produk affiliasi di blog adalah dengan menulis review produk affiliasi. Cara ini lebih baik dibandingkan memasang banner karena review produk bisa meyakinkan pengunjung blog untuk membeli produk affiliasi yang Anda jual. Melalui review produk mereka mendapat informasi tambahan mengenai produk yang mereka butuhkan.

Sebelum membahas lebih lanjut bagaimana mempromosikan produk affiliasi di blog dengan cara menulis review produk affiliasi, ada satu hal penting yang harus Anda lakukan yaitu memilih produk affiliasi yang sesuai dengan topik blog Anda. Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan:
1. Kualitas produk. Pilihlah produk yang bisa menjawab kebutuhan dan memecahkan masalah pengunjung blog Anda. Lebih baik kalau Anda sudah membeli dan menggunakan produk yang mau Anda jual. Kalau belum, carilah informasi dari Internet mengenai pengalaman-pengalaman orang yang sudah menggunakannya, apa saja kelebihan dan kekurangan produk tersebut. Dengan demikian, Anda tahu apakah ini produk yang bagus atau tidak. Anda juga lebih siap menghadapi pertanyaan dari pengunjung blog Anda.
2. Alat promosi. Setiap program affiliasi selalu menyediakan alat promosi seperti link, banner, email, maupun iklan baris. Perhatikan apakah design banner, email maupun iklan baris menarik dan memiliki variasi yang cukup banyak.
3. Komisi. Perhatikan berapa besar komisi yang Anda dapatkan, sampai level berapa. Jangan pilih produk affiliasi yang memberikan komisi di bawah 10%. Jerih payah Anda mempromosikan produk affiliasi layak mendapat komisi yang lebih tinggi. Sebagai contoh, berikut adalah komisi program affiliasi dari beberapa produk yang saya beli untuk belajar blogging dan bisnis online:

-program affiliasi Genius Biz milik Nicko Martantyo, Internet Marketer dari Indonesia,  memberikan total komisi 60% yaitu 40% dari penjualan tingkat satu dan 20% dari penjualan tingkat 2.

4. Laporan. Pastikan Anda bisa melihat data jumlah klik, jumlah penjualan, dan menerima email pemberitahuan apabila terjadi penjualan yang menggunakan link affiliasi Anda.       
Setelah Anda menemukan produk affiliasi yang tepat, kini saatnya mempromosikan produk affiliasi di blog Anda dengan cara menulis review produk affiliasi tersebut. Tujuan menulis review produk affiliasi adalah membantu pengunjung blog Anda dalam membuat keputusan membeli dan akhirnya membeli produk melalui link affiliasi Anda. Menjual produk affiliasi adalah tugas penjual bukan Anda. Menulis review produk affiliasi berbeda dengan menulis sales letter. Ada tujuh hal yang harus Anda masukkan dalam review produk Anda, yaitu:
1. Kata kunci. Sama seperti menulis artikel di blog, Anda harus menggunakan kata kunci dalam review produk Anda. Kata kunci itu bisa berupa produk, masalah dan kebutuhan target pengguna produk.
2. Deskripsi produk. Review produk dimulai dengan menuliskan deskripsi produk yang mencakup detil paket produk, ukuran, fitur, kegunaan, hasil yang diharapkan setelah menggunakan produk tersebut, hasil yang sudah Anda dapatkan setelah menggunakan produk tersebut, dan informasi lainnya yang kira-kira diperlukan calon pembeli. Tulislah bagaimana Anda bisa memutuskan membeli produk tersebut dan pengalaman Anda menggunakannya. Orang biasanya takut ditipu dan takut salah beli. Dengan memberikan deskripsi produk, kekhawatiran mereka akan berkurang karena mereka menjadi lebih tahu apa yang akan mereka dapatkan kalau mereka membeli produk tersebut.  
3. Gambar (foto) atau video produk. Gambar akan sangat mendukung deskripsi produk yang Anda tulis. Kalau ada video tentang demo produk tentu lebih bagus lagi.
4. Pengguna produk. Tuliskan juga orang seperti apa yang cocok menggunakan produk tersebut. Orang seperti apa yang tidak cocok menggunakan produk tersebut. Di sini Anda bisa menyebutkan produk-produk alternatif yang mungkin cocok untuk mereka yang bukan target pengguna produk yang sedang Anda review.
5. Tidak ada produk yang sempurna. Sewaktu menulis review, Anda harus jujur menulis kelebihan dan kekurangan produk. Tidak ada gunanya mengatakan produk yang Anda jual adalah produk yang paling baik, karena pengunjung blog Anda bisa mencari informasi pembanding dengan Google. Tentu saja kelebihan produk harus lebih dominan daripada kekurangannya.
Dengan menulis kekurangan produk, review produk yang Anda tulis menjadi lebih objektif. Tuliskan juga solusi untuk mengatasi kekurangan produk. Tapi ingat ya, kekurangan produk bisa membuat orang batal membeli produk affiliasi yang Anda review. Oleh karena itu, Anda bisa menulis kelebihan dan kekurangan produk sesuai dengan kebutuhan pengguna produk yang ada tuju. Contohnya produk yang mahal bisa menjadi kekurangan bagi orang dengan dana terbatas. Produk yang terbaik di kelasnya mungkin juga tidak cocok untuk semua orang, misalnya karena penggunaannya yang rumit sehingga tidak cocok untuk pemula. Di sini, Anda bisa membuat perbandingan dengan beberapa produk yang mirip. Kalau bisa, ikutilah program affiliasi produk-produk alternatif yang Anda tulis. Jadi, produk apapun yang dibeli Anda tetap mendapatkan komisi :).
6. Bukti yang mendukung. Bukti dipakai untuk menghilangkan keraguan mengenai produk, karena itu sangat bagus kalau Anda bisa menampilkan video atau foto/screenshot bahwa Anda memiliki produk yang Anda review dan produk tersebut memberikan hasil yang Anda harapkan.
7. Ajakan untuk mengklik link affiliasi. Kini saatnya Anda mengajak pengunjung blog Anda untuk mengklik link affiliasi. Misalnya: klik disini untuk memesan produk atau klik disini untuk mencoba gratis selama satu bulan.
Mempromosikan produk affiliasi di blog dengan cara menulis review produk affiliasi itu seperti bercerita kepada teman Anda mengenai produk yang Anda temukan di Internet dan Anda sukai. Lebih bagus kalau Anda sudah membeli dan menggunakannya. Tanggapan yang positif dari teman Anda akan meningkatkan penjualan produk affiliasi Anda. Cara ini akan mempermudah Anda dalam menulis review produk affiliasi.
Share

View the original article here